Jumat, 28 November 2014

Wilayah Ini Disebut Kembaran Raja Ampat

Kabupaten Kaimana, Papua Barat ditemukan 60 spesies baru.


Gugusan bukit di kepulauan Penemu, Raja Ampat, Papua Barat, dilihat dari kejauhan

CB - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Gono Semiadi, mengatakan bahwa Kabupaten Kaimana di Papua Barat, berpotensi menjadi Raja Ampat kedua untuk wisata baharinya.

"Artinya, dalam konteks Raja Ampat kedua ini, karena berdampingan wilayah lautnya," ungkap Gono di Gedung LIPI, Jakarta, Jumat 28 November 2014.

Pria yang merupakan peneliti mamalia ini menambahkan spot untuk diving di daerah tersebut mempunyai keunikan, seperti ditemukannya beberapa spesies biota laut yang tidak bisa ditemukan ditempat lain.

"Ada 60 spesies baru jenis Echinoderms, di antaranya itu sea stars (bintang laut), sea cucumbers (teripang), brittle stars (bintang ular), dan sea urchins (landak laut)," ujarnya.
Kendati demikian, dia mengaku meski tutupan terumbu karang di laut Kaimana masih dalam pemulihan. Sebab, banyak terumbu karang yang hancur akibat ledakan bom oleh para nelayan.

"Itu karena aktivitas, ketika sebelum bupati (Kabupaten Kaimana) saat menjabat. Kini, sedang pembenahan," ungkap Gono.

Disampaikannya, Bupati Kabupaten Kaimana tidak ingin wilayahnya menjadi tujuan wisata komersil, melainkan ingin dibuka untuk riset dan green tourism.

"Jangan tourism, tetapi green tourism kata bupati. Kalau ingin merasakan wisata bahari ada di pesisirnya, karena banyak ditemukan penyu yang sedang menetas," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gono yang ikut dalam Ekspedisi Lengguru mengungkapkan telah menemukan setidaknya 1.400 nomer spesimen, yang mana 50 di antaranya berpotensi merupakan spesies baru.

Namun, potensi penemuan tersebut harus dibuktikan terlebih dahulu dengan menyerahkan kepada para ahli.

"Kalau para ahli tersebut banyak, bisa enam bulan beres. Tapi kalau ahlinya sedikit, paling lama butuh satu tahun untuk konfirmasi penemuan tersebut. Namun, dipastikan 50 spesies merupakan baru dan endemik," jelas Gono.

Credit VIVAnews

Pemerintah Tunjuk Dwi Soetjipto Jadi Dirut Pertamina






 Dwi Soetjipto

JAKARTA, (CB) — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno akhirnya menunjuk Dwi Soetjipto sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) yang baru. Hal itu disampaikan Rini dalam konferensi pers di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (28/11/2014) sore ini.

"Telah diputuskan pemberhentian direksi Pertamina dan pengangkatan direktur. Bapak Dwi Soetjipto untuk Direktur Utama 2014-2019," ucap Rini Soemarno.

Selain mengangkat Dwi, pemerintah juga mengangkat empat direktur.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengapresiasi langkah Rini Soemarno yang juga melibatkan Kementerian ESDM dalam pengangkatan Dwi. "Saya apresiasi undangan Bu Rini sebagai satu sinyal antara pemegang saham dan penanggung jawab sektor ada dalam satu visi, sama satu langkah," kata Said.

Dia mengatakan, Pertamina adalah perusahaan BUMN yang besar dan memiliki impact besar. "Karena itu, positif negatif impact ini akan ditentukan siapa pemimpinnya, Tim Penilai Akhir yang dipimpin Pak Presiden menyadari betul peran semua pemimpin," kata Sudirman.

"Saya menyampaikan selamat kepada Pak Dwi. Ini bukan tugas ringan. Tapi, pribadi yang matang, berpikir strategis, mampu mengantar Pertamina," lanjut dia.

Dalam kesempatan itu, Dwi Soetjipto mengatakan akan berusaha memenuhi harapan-harapan itu. "Skala prioritas kami menjadikan Pertamina menjadi ujung tombak, sebagaimana visi Pak Presiden, berdaulat di sektor energi," kata Dwi.

Dwi yang merupakan Dirut Semen Indonesia bersaing dengan dua orang kandidat lainnya, yakni Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia Sofyan Basir dan Dirut General Electric (GE) Indonesia Handry Satriago.

Sesuai PP Nomor 45 Tahun 2005 mengenai mekanisme seleksi dirut BUMN, ada 10 tahapan uji kepatutan dan kelayakan. Adapun struktur TPA adalah Presiden, Wakil Presiden (Wapres), Sekretaris Kabinet (Seskab) dengan anggota Menteri Keuangan, Menteri BUMN, dan menteri teknis.

Sebagai informasi, Dwi sejak tahun 2005 sudah menjabat sebagai Direktur Utama PT Semen Gresik, kemudian pada awal tahun 2013 PT Semen Gresik Persero resmi bertransformasi menjadi PT Semen Indonesia.

Sesuai dengan ketentuan, tenggat waktu penetapan dirut Pertamina jatuh pada 30 November 2014, setelah ditinggalkan dirut sebelumnya, Karen Agustiawan.


Credit  KOMPAS.com

HMS Queen Elizabeth

HMS Queen Elizabeth in all her glory: Astonishing graphic shows the decks of new 65,000-ton Royal Navy warship that will be as long as TWENTY EIGHT London buses and can carry 2,300 crew

  • HMS Queen Elizabeth and its twin, the HMS Prince of Wales, will be three times bigger than UK's previous carriers
  • Six shipyards around the UK have been involved in building the massive 65,000-ton HMS Queen Elizabeth
  • Work is continuing on the estimated £6.2billion project which is currently based at Rosyth Docks in Scotland

These pictures show British shipwrights hard at work on the next generation of Britain's Royal Navy flagships.
When they are finally finished, the massive 65,000-ton HMS Queen Elizabeth and its twin, the HMS Prince of Wales, will be the centrepieces of Britain's naval warfare capability.
At around 920ft long - equivalent to 28 London buses parked end-to-end - the aircraft carriers are the largest warships ever built for the Royal Navy. They will be about three times bigger than the UK's previous carriers.
However the project has been beset by embarrassing difficulties and delays, including mounting costs, and switches in the type of jet it will be home to. The ships will also carry only helicopters until 2020 when F35 Joint Strike Fighters will finally be available.

Inside the HMS Queen Elizabeth

POWER LAID BARE: INSIDE THE HMS QUEEN ELIZABETH - THE NAVY'S LARGEST EVER WARSHIP

1 Aviation store

2 F-35 Lighting II

3 Phalanx automated close-in weapons system

4 Forward island bridge

5 Navigation radar

6 Long range radar

7 Forward engine and gas turbine uptakes

8 Forward aircraft lift

9 Merlin helicopter

10 After island emergency conning bridge

11 Mainmast

12 Medium range radar

13 Communication outfit

14 After engine room and gas turbine uptakes

15 Flying control position

16 After aircraft lift

17 Chinook helicopter

18 Automatic small calibre gun

19 Inflatable life-raft stowage

20 Forward mooring deck

21 Junior rates’ six-berth cabins

22 Junior rates’ showers and toilets

23 Ships office complex

24 Pyrolysis compartment

25 Forward gas turbine

26 Forward engine down-takes

27 Fire protection system

28 Hangar forward bay

29 Forward hangar doors

30 Air squadron complex


31 Mass evacuation system
32 RN police office and cells
33 After engine down-takes
34 After gas turbine space
35 After hangar doors
36 Air filtration units
37 Hangar mid bay
38 Hangar aft bay
39 Aft mooring deck
40 Starboard mooring deck
41 Port Mooring deck
42 Anchor (port and starboard)
43 Water ballast compartment
44 Chain locker trunk
45 Gym
46 Junior rates’ recreational space
47 Mission Systems office
48 Mission systems complex
49 Forward engine room uptakes
50 Bakery
51 Pipe passage
52 Junior rates’ galley
53 Junior rates’ dining hall
54 NAAFI canteen spaces
55 Low voltage distribution compartment
56 After engine room uptakes
57 Hospital area
58 Ward area
59 General medical area
60 HQ1 and ship control centre

61 Senior rates’ dining hall
62 Officer’s and senior rates’ galley
63 Wardroom
64 Wardroom annex
65 Head of department cabins
66 Flag and commanding officers’ galley
67 Flag officer and commanding officers’ dining room
68 Commanding officer’s suite
69 Flag officer’s suite
70 Rudder (port and starboard)
71 Bulbous bow
72 Auxiliary machinery space
73 Naval stores complex
74 Avcat tank
75 Forward engine room
76 Fresh water tanks
77 Stabiliser compartment (port and starboard)
78 Stabiliser (port and starboard)
79 Heel correction tank (port and starboard)
80 Bilge keel
81 Void
82 After engine room
83 Officers’ baggage store
84 Propeller (port and starboard)





Work in progress: The HMS Queen Elizabeth aircraft carrier will be around 290 metres long which is the equivalent to 28 London buses parked end-to-end
Work in progress: The HMS Queen Elizabeth aircraft carrier will be around 290 metres long which is the equivalent to 28 London buses parked end-to-end
Six shipyards around the UK, including Rosyth Docks in Scotland, pictured, have been involved in building various parts of HMS Queen Elizabeth, while around 10,000 people have worked on the construction at various stages
Six shipyards around the UK, including Rosyth Docks in Scotland, pictured, have been involved in building various parts of HMS Queen Elizabeth, while around 10,000 people have worked on the construction at various stages

Work continues on building the estimated £6.2billion HMS Queen Elizabeth Aircraft Carrier at Rosyth Docks in Scotland ahead of its official unveiling this summer
Work continues on building the estimated £6.2billion HMS Queen Elizabeth Aircraft Carrier at Rosyth Docks in Scotland ahead of its official unveiling this summer

21st century warfare: When they are finally finished, the massive 65,000-tonne HMS Queen Elizabeth and its twin, the HMS Prince of Wales, will be the centrepieces of Britain's naval warfare capability
21st century warfare: When they are finally finished, the massive 65,000-tonne HMS Queen Elizabeth and its twin, the HMS Prince of Wales, will be the centrepieces of Britain's naval warfare capability
Workmen watch as a large panel is carefully and strategically moved into place on HMS Queen Elizabeth. There is just 100 days to go until a formal ceremony will officially name the aircraft carrier
Workmen watch as a large panel is carefully and strategically moved into place on HMS Queen Elizabeth. There is just 100 days to go until a formal ceremony will officially name the aircraft carrier
The aircraft carriers are the largest warships ever built for the Royal Navy - equivalent to 28 London buses parked end-to-end
The aircraft carriers are the largest warships ever built for the Royal Navy - equivalent to 28 London buses parked end-to-end

 
The ships are so vast that engineers putting it together have had to develop a unique mobile phone app to help them find their way around its vast decks.
Experts at BAE Systems working on the carriers have created the app - called Platform Navigation - to assist them in finding their way around the unprecedented scale and complexity of the ships, where even routine journeys can take up to 20 minutes.
Now with just 100 days to go until the formal ceremony to name HMS Queen Elizabeth, excitement is building up to this 'major milestone' in the construction of the Navy's new carriers.
The naming of the warship will come five years after the first metal was cut on the vessel and 33 months after the first section entered the dry dock at Rosyth to begin being put together.
Ian Booth, Queen Elizabeth Class programme director at the Aircraft Carrier Alliance (ACA), said: 'The excitement around the naming of HMS Queen Elizabeth continues to grow and the daily countdown will undoubtedly add further momentum to this.
'We’re working hard to prepare the ship and plan the celebrations which will mark this significant phase in the programme to deliver the nation’s flagships.'


Workers at work in the hanger of HMS Queen Elizabeth at Rosyth Docks. Those behind the project, which costs an estimated £6.2billion overall, say the QE Class will be the centrepiece of Britain's naval capability
Workers at work in the hanger of HMS Queen Elizabeth at Rosyth Docks. Those behind the project, which costs an estimated £6.2billion overall, say the QE Class will be the centrepiece of Britain's naval capability

Floating airfields: At around 290 metres long - equivalent to 28 London buses end-to-end - the carriers are the largest warships ever built for the Royal Navy - about three times bigger than the UK's previous carriers
Floating airfields: At around 290 metres long - equivalent to 28 London buses end-to-end - the carriers are the largest warships ever built for the Royal Navy - about three times bigger than the UK's previous carriers
Deadline: Now with just 100 days to go until the formal ceremony to name HMS Queen Elizabeth, excitement is building up to this 'major milestone' in the construction of the Navy's new carriers
Deadline: Now with just 100 days to go until the formal ceremony to name HMS Queen Elizabeth, excitement is building up to this 'major milestone' in the construction of the Navy's new carriers
Workers hard at work in the hanger of HMS Queen Elizabeth at Rosyth Docks. The Queen Elizabeth Class Carriers are are being delivered by the Aircraft Carrier Alliance, a joint venture between BAE Systems, Thales UK, Babcock and the UK Ministry of Defence
Workers hard at work in the hanger of HMS Queen Elizabeth at Rosyth Docks. The Queen Elizabeth Class Carriers are are being delivered by the Aircraft Carrier Alliance, a joint venture between BAE Systems, Thales UK, Babcock and the UK Ministry of Defence

A long job: The naming of the warship will come five years after the first metal was cut on the vessel and 33 months after the first section entered the drydock at Rosyth to begin being put together
A long job: The naming of the warship will come five years after the first metal was cut on the vessel and 33 months after the first section entered the drydock at Rosyth to begin being put together


HMS Queen Elizabeth is now structurally complete at Rosyth, although outfitting work is continuing in the run up to the naming ceremony and the ship’s subsequent introduction to the water.
Work is continuing on sections of the sister ship at sites across the UK, with assembly of HMS Prince of Wales set to begin at Rosyth later this year.
Those behind the project, which costs an estimated £6.2billion overall, say the QE Class will be the centrepiece of Britain’s naval capability.
Each aircraft carrier will provide the armed forces with a four-acre military operating base which can be deployed worldwide on operations, such as supporting dropping bombs on enemies or providing air cover for Army operations.
Speaking at Rosyth, senior naval officer Captain Simon Petitt said: 'What we will get as the United Kingdom is the most amazing piece of military capability that really will be flexible and be able to provide our politicians and our military planners with choice, depending on what comes in the future.
A workman crosses the take off ramp on the deck as work continues on the HMS Queen Elizabeth Aircraft Carrier at Rosyth Docks in Scotland. The assembly of HMS Prince of Wales is set to begin at Rosyth later this year
A workman crosses the take off ramp on the deck as work continues on the HMS Queen Elizabeth Aircraft Carrier at Rosyth Docks in Scotland. The assembly of HMS Prince of Wales is set to begin at Rosyth later this year

Each aircraft carrier will provide the armed forces with a four-acre military operating base which can be deployed worldwide
Each ship, which has a life expectancy of around 50 years, will be fitted out with more than three million metres of cable and it will have enough power to light up a small town
Fearsome: Each aircraft carrier will provide the armed forces with a four-acre military operating base which can be deployed worldwide on operations, such as dropping bombs or providing air support for ground troops
Work in progress: Six shipyards around the UK have been involved in building various parts of HMS Queen Elizabeth, while around 10,000 people have worked on the construction at various stages
Work in progress: Six shipyards around the UK have been involved in building various parts of HMS Queen Elizabeth, while around 10,000 people have worked on the construction at various stages
'They provide a real joint defence asset to deliver air power using the freedom of the world’s oceans to influence what happens on land.'
Reflecting on the construction work carried out to this point, he added: 'It’s just fantastic. I arrived here over a year ago and there was one relatively small block in the dock.
'The ship now is structurally complete and it’s been really exciting watching her come together. My crew are just as excited and proud as I am.'
Each ship, which has a life expectancy of around 50 years, will be fitted out with more than three million metres of cable and it will have enough power to light up a small town.
Six shipyards around the UK have been involved in building various parts of HMS Queen Elizabeth, while around 10,000 people have worked on the construction at various stages.
Workmen carry out maintenance in a nearby dry dock as work continues on HMS Queen Elizabeth at Rosyth Docks in Fife
BAE Systems Phil Applegate uses the Unique QR system for navigating his way around HMS Queen Elizabeth
BAE Systems Phil Applegate, right, uses the Unique QR system for navigating his way around HMS Queen Elizabeth which is currently based at Rosyth Docks in Scotland, left

An artist's impression of how the Royal Navy's new aircraft carrier HMS Queen Elizabeth will look once it is completed
An artist's impression of how the Royal Navy's new aircraft carrier HMS Queen Elizabeth will look once it is completed

The ships are so vast that engineers putting it together have had to develop a unique mobile phone app to help them find their way around its vast decks
The ships are so vast that engineers putting it together have had to develop a unique mobile phone app to help them find their way around its vast decks
A welder works on HMS Queen Elizabeth which will be fitted out with more than three million metres of cable and will have enough power to light up a small town
A welder works on HMS Queen Elizabeth which will be fitted out with more than three million metres of cable and will have enough power to light up a small town



Bosses believe the ship - which will have 679 permanent crew and capacity for 1,600 crew members when fully operational - will see staff move on board in the middle of 2016 and have jets flying off it by the end of 2018.
The Queen Elizabeth Class Carriers are are being delivered by the Aircraft Carrier Alliance, a joint venture between BAE Systems, Thales UK, Babcock and the UK Ministry of Defence.
Project manager Steven Carroll, the systems delivery director for the Alliance, said: 'It’s a huge undertaking, a UK-wide national endeavour involving up to 10,000 people, including multiple companies within the alliance and the supply chain.
'It really has been a long journey, a fantastic journey, to get to this point and there is a lot more work to be done as we get ready for the second ship, Prince of Wales.'



Credit DailyMail

US Marine Corps Fighters to Use British Aircraft Carrier HMS Queen Elizabeth Before Royal Navy


HMS Queen Elizabeth
The Red Arrows perform a flypast over HMS Queen Elizabeth in Rosyth Dockyard(Getty)


US jets could use the Royal Navy's new aircraft carrier before British planes use it for full strike operations.
Although the Ministry of Defence (MoD) is denying that an official offer has been made, BBC2's Newsnight reported that the US would be able to use the HMS Queen Elizabeth for flight operations.
It is believed that the MoD would be willing to allow the US fleet to use the carrier as it would help build the experience of the ship's crew.
The UK has plans in the pipeline to have its first F35B fighters operational by 2018, a year after HMS Queen Elizabeth's launch but, according to Newsnight, it is anticipating further delays.
However, a source was quick to reiterate that it was not a case of "shunting off British jets to fly American ones".
General Lord Richards, former chief of defence staff, told Newsnight that lending the ship to the US fleet would be a smart move.
"If we can catch up using American aircraft in the intervening period, that would make good sense," he said.
An MoD spokesman told the BBC programme: "The Lightning II [F35B] Force will be manned by Royal Navy and RAF pilots and we can be clear that aircraft used for the first Class Flying Trials in 2018 will be UK F35Bs, flown by UK pilots.
"We are also working closely with our key allies, specifically the US Marine Corps and the US Navy, to regenerate our carrier strike capability and we will seek further opportunities to do so in the future."

Credit  ibtimes.co.uk

Hasil percobaan vaksin Ebola "menjanjikan"

 

Seorang wanita berusia 39 tahun menjadi relawan pertama yang menerima vaksin eksperimental Ebola.

CB - Uji coba vaksin Ebola pertama yang dilakukan kepada manusia menunjukan bahwa vaksin itu aman dan bisa membantu sistem kekebalan tubuh mengatasi virus.

Sebanyak 20 orang relawan melakukan imunisasi di Amerika Serikat dan para ilmuwan dari Institut Kesehatan Nasional (NIH) mengatakan hasilnya "menjanjikan."
Penelitian ini diterbitkan dalam New England Journal of Medicine (NEJM).
Tak satu pun dari mereka yang diimunisasi mengalami efek samping dan semua menghasilkan antibodi.
Wabah Ebola telah menewaskan lebih dari 5.000 orang, mayoritas di Afrika Barat.
Anthony Fauci dari NIH mengatakan kepada BBC, "dilihat dari faktor keselamatan dan kemampuan untuk menghasilkan respon imun yang tepat, kita dapat mengatakan uji coba ini sukses wajar tanpa pengecualian, meskipun itu adalah fase awal, satu percobaan."
Para relawan dibagi menjadi dua kelompok untuk menerima dosis rendah atau tinggi. Respon antibodi yang lebih kuat tercatat di antara mereka yang menerima dosis lebih tinggi.
Para peneliti menemukan bahwa tujuh orang yang diberikan dosis tinggi dan dua relawan dosis rendah menghasilkan respon imun sel T, yang mungkin penting untuk melindungi tubuh dari virus Ebola.
Ada empat percobaan yang berlangsung terhadap vaksin eksperimental ini dan juga dilakukan di Oxford, Mali dan Swiss.
Jika hasilnya positif, jenis vaksin monovalen ini akan ditawarkan kepada ribuan pekerja kesehatan di Afrika barat.

Credit BBC Indonesia

Ilmuwan Berhasil Terjemahkan Buku Mantra Mesir Kuno


Ilmuwan Berhasil Terjemahkan Buku Mantra Mesir Kuno  
Sejak ditemukan tahun 1981, isi buku kuno itu menjadi misteri hingga dua ilmuwan Australia berhasil menerjemahkannya. Ternyata isinya adalah mantra-mantra. (MQ Ancient Culture Research Centre)
 
Sydney, CB -- Sebuah manuskrip jaman Mesir kuno yang isinya menjadi misteri sejak ditemukan tahun 1981 berhasil diterjemahkan. Dua ilmuwan asal Australia mengungkapkan bahwa buku itu ternyata berisi mantra-mantra ilmu sihir.

Diberitakan Huffington Post pekan ini, buku dari kertas papirus itu telah menjadi koleksi Universitas Macquire di Australia, sejak 33 tahun lalu, namun belum diketahui apa arti tulisan bahasa Koptik di dalamnya.

Dua ilmuwan Australia berhasil menerjemahkan buku yang diduga berumur 1.300 tahun tersebut, namun yang masih menjadi misteri adalah siapa pemilik buku tersebut.

Ada dugaan, buku itu digunakan oleh pemuka agama zaman kuno untuk ritual keagamaan.

"Banyak teks-teks sihir Koptik yang disalin atau digunakan di komunitas biara Mesir dan pengetahuan ritual doa yang dimiliki biarawan atau biksu menjadikan mereka kandidat logis pembuat buku ini," kata Dr. Malcolm Choat, direktur Pusat Riset Budaya Kuno Universitas Macquire dan salah satu yang menerjemahkan buku tersebut.

"Namun praktisi ritual juga bisa jadi pembuatnya dan tentu saja mantra tersebut bisa dirapalkan kepada warga biasa yang ingin masalahnya diselesaikan," ujar Choat lagi.

Choat dan koleganya Dr. Iain Gardner, seorang professor agama di Universitas Sydney, menemukan bahwa buku itu berisi 27 mantra untuk menyembuhkan berbagai penyakit atau mantra pengasihan bagi suksesnya perdagangan atau percintaan.

"Juga ada mantra untuk 'menyembuhkan seseorang yang kerasukan', 'seseorang yang mengganggumu', 'membuat wanita mudah hamil', 'menghilangkan sihir di tubuh seseorang'," kata Choat lagi.

Bahasa yang digunakan dalam buku itu diduga berasa dari Mesir Atas, kemungkinan dekat Hermopolis, kota kuno di dekat Sungai Nil.

Buku kuno itu sekarang disimpan di Museum Budaya Kuno di Universitas Macquire di Sydney.


Credit  CNN Indonesia

Formula Panglima dan Kapolri Tuntaskan Konflik TNI & Polri

Presiden Joko Widodo minta konflik TNI dan Polri diselesaikan.


Kapolri Jenderal Pol Sutarman bersama Panglima TNI Moeldoko 
Kapolri Jenderal Pol Sutarman bersama Panglima TNI Moeldoko

CB - Bentrok antara TNI dan Polri berkali-kali terjadi. Berbagai macam cara pun sudah dilakukan para pentolan kedua satuan itu untuk menyelesaikan konflik ini. Namun, tak ada hasilnya.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kepala Polisi Jenderal Sutarman sudah sepakat untuk kembali mempersatukan mereka pada saat pendidikan dasar. Menurut Moeldoko, pendidikan untuk Polri dan TNI memang berbeda. Tetapi, pendidikan dasar itu bisa digabungkan karena menitikberatkan pada karakter, bukan pada teknik militernya.

"Bagaimana value-value nilai kebangsaan itu ditanamkan, berkaitan disiplin, tanggungjawab dan lainnya, jadi bukan berkaitan pada militer dasarnya," kata Moeldoko di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat 28 November 2014.

Justru di pendidikan dasar itulah, kata Moeldoko, pembangunan karakternya diterapkan. Keputusan ini, kata Moeldoko dihasilkan setelah berdikusi panjang dengan Sutarman. Kemudian, berdasarkan pengalaman keduanya ketika TNI dan Polri menjadi satu

"Kita dulu memiliki kondisi yang sama di dalam membangun emosi sehingga terbangun sebuah kondisi tertata ke depan, saya dan Pak Sutarman mudah berkomunikasi karena dulu pernah sama-sama di dalam," kata dia.

Arahan Jokowi


Sementara itu, Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada Meldoko dan Sutarman untuk mencari solusi permanen atas konflik TNI dan Polri ini. 

"Harus kita tegas yang memang sulit utk dilurusin. Segera solusinya dicarikan secepat-cepatnya," ujar Jokowi.

Jokowi juga ingin agar TNI dan Polri sering bertemu dari pucuk pimpinan hingga tingkat paling bawah.

"Anak buah juga harus saling ketemu sehingga kita semua merasa satu sehingga rukun, sehingga tidak ada bentrokan lagi, damai semuanya," lanjutnya.


Credit  VIVAnews

Presiden Jokowi pertimbangkan usulan penambahan organisasi TNI


Presiden Jokowi pertimbangkan usulan penambahan organisasi TNI
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wapres Jusuf Kalla (tengah) mendengarkan paparan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kanan) saat pertemuan di Istana Bogor, Jabar, Jumat (28/11). (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Dalam proses secepatnya, biar digodok di tingkat atas dulu baru disampaikan ke saya kalau sudah final termasuk Komando Gabungan WIlayah Pertahanan, termasuk Armada Tengah
Bogor (CB) - Presiden Joko Widodo mempertimbangkan penambahan dan penataan organisasi TNI diantaranya pembentukan Komando Daerah Militer di Manado dan Papua serta Armada Tengah untuk Angkatan Laut.

"Dalam proses secepatnya, biar digodok di tingkat atas dulu baru disampaikan ke saya kalau sudah final termasuk Komando Gabungan WIlayah Pertahanan, termasuk Armada Tengah," kata Presiden di Istana Bogor, Jumat.

Sebelumnya Panglima TNI Jenderal Moeldoko dalam paparannya di Istana Bogor dalam pertemuan antara Presiden dan Wakil Presiden dengan para Panglima Komando Utama (Pangkotama), Jumat, mengatakan saat ini TNI melakukan penataan organisasi.

"Kami telah melakukan penataan organisasi, pertama pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan, kami mengusulkan atas pembentukan tiga komando gabungan pertahanan," kata Panglima TNI.

Ditambahkannya, "Untuk itu hanya menunggu keputusan Bapak Presiden, mohon kiranya bisa membuat keputusan atas terbentuknya tiga komando wilayah pertahanan."

Panglima juga mengatakan, "Pembangunan dan pembentukan organisasi kami akan bentuk Kodam Manado dan Papua dan pembentukan Divisi 3 Kostrad, TNI AL kita akan bentuk satu komando armada, Armada Tengah, Koops Angkatan Udara, kita tambah satu Koops Angkatan Udara 3."

Credit  ANTARA News

Punya 600 Ribu Insinyur, Indonesia Berpotensi Dominasi Pasar Bebas Asean


 Punya 600 Ribu Insinyur, Indonesia Berpotensi Dominasi Pasar Bebas Asean
 ILUSTRASI

CB, JAKARTA - Kebutuhan negara Asean akan pelaku industri konstruksi dan tenaga ahli konstruksi atau para insinyur, akan terus meningkat terutama saat diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 2015 mendatang.
Ketua Steering Committee Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Sri Rachma Chandrawati, mengatakan Indonesia harus siap menghadapi pasar bebas Asean ini tahun depan. Caranya dengan membenahi regulasi serta meningkatkan daya saing pelaku dan tenaga ahli di industri konstruksi.
Dengan memiliki sedikitnya 600 ribu insinyur atau ahli konstruksi, serta 117.042 kontraktor, Indonesia dianggap berpotensi mendominasi industri konstruksi saat diberlakukannya pasar bebas Asean ini. Asalkan, kata Rachma, daya saing dan nilai tambah para pelaku dan tenaga kerja di industri konstruksi ini terus ditingkatkan.
"Performa industri kontruksi Indonesia saat ini memang sangat membanggakan. Industri konstruksi dianggap menjadi faktor penting yang mendorong bertumbuhnya ekonomi nasional," kata Rachma, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kadin Indonesia dalam Bidang Konstruksi dan Pertanahan, di Century Park Hotel, Senayan, Jakarta, Kamis (27/10/2014).
Ia menuturkan banyaknya tenaga kerja yang terserap, menjadikan industri ini sebagai salah satu solusi mengurangi pengangguran di Indonesia.
"Namun dalam MEA atau pasar bebas Asean 2015 nanti, daya saing industri konstruksi nasional kita tetap perlu ditingkatkan. Juga kemampuan sumber daya manusianya, agar lebih kompetitif," kata Rachma.
Dalam rakernas yang bertema 'Kesiapan Industri Jasa Konstruksi dan Regulasi Pertanahan Dalam Menyongsong Asean Economic Community 2015' ini, memang lebih banyak menyoroti kesiapan industri konstruksi Indonesia dalam menghadapi pasar bebas Asean, 2015 mendatang.
Sementara itu, Bambang Sujagad, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Konstruksi dan Pertanahan, mengungkapkan Indonesia memiliki daya saing yang cukup tinggi dalam industri jasa konstruksi di kawasan Asia Tenggara atau Asean.
"Dengan memiliki sedikitnya 600.000 insinyur atau ahli konstruksi, yang kompetensinya sejajar dengan ahli konstruksi negara lain, Indonesia dianggap sangat kompetitif," kata Bambang.
Walaupun begitu, katanya, Indonesia harus mampu memberi nilai tambah agar bisa unggul dalam industri ini. Salah satunya, kata dia, dengan pembentukan regulasi dan kebijakan persaingan pembangunan infrastruktur.
"Juga sertifikasi pelaku industri jasa konstruksi, agar ada kepercayaan dalam peningkatan kemampuan dan keterampilan," katanya.
Dengan begitu, menurut Bambang, Indonesia tidak akan menjadi penonton saja dalam industri inin namun juga pelaku aktif.
Berdasarkan data Kadin Indonesia, jumlah kontraktor di Indonesia sebanyak 117.042. Sementara konsultan kontraktor sebanyak 4.414 konsultan. Dari jumlah itu, tenaga ahli konstruksi hanya berjumlah 10 persen, tenaga terampil 30 persen dan kelompok buruh mendominasi sebesar 60 persen.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Suryo Bambang Sulisto, mengatakan kekuatan jasa konstruksi terletak pada sumber daya manusia yang dimiliki dan unggul. "Tidak hanya tenaga kerja atau tenaga ahli, tetapi juga yang mampu menguasai dan mengembangkan teknologi," ujarnya.
Menurutnya walau badan usaha jasa konstruksi di Indonesia jumlahnya banyak, sebagian besar masuk dalam usaha skala menengah dan kecil.
"Jumlah tenaga kerja kita juga dibilang banyak. Tapi tenaga ahlinya terbilang sedikit. Karenanya diharapkan daya saing mereka lebih ditingkatkan lagi," kata Suryo.



Credit TRIBUNNEWS.COM

Taiwan Akan Alihkan Investasi ke Indonesia




Chief Secretary Bureau of Foreign Trade Taiwan Paul Wang dalam diskusi dengan sejumlah pemimpun redaksi dari Indonesia di Taipei, 27 November 2014.
Chief Secretary Bureau of Foreign Trade Taiwan Paul Wang dalam diskusi dengan sejumlah pemimpun redaksi dari Indonesia di Taipei, 27 November 2014. (sumber: Primus Dorimulu/ Beritasatu.com)


Taipei (CB) - Kenaikan upah di RRT mendorong Taiwan untuk mengalihkan investasi ke negara-negara Asean, termasuk Indonesia. Saat ini, RRT masih menjadi tujuan utama investasi, yakni mencapai 54% dari total investasi langsung Taiwan. Sekitar 70% ekspor Taiwan pun ke China Mainland. Ke depan, dominasi RRT akan dikurangi untuk mengurangi risiko dan memaksimalkan keuntungan.
Demikian dikemukakan Chief Secretary Bureau of Foreign Trade Taiwan Paul Wang, Deputy Minister National Development Council Taiwan Kao Shien Quey, dan Director General Department of Cultural and Educational Affairs Joseph SC Hua dalam diskusi dengan sejumlah pemimpun redaksi dari Indonesia di Taipei, Kamis (27/11).
"Taiwan tidak mau menaruh telur dalam satu keranjang. Ke depan, risiko investasi dan perdagangan makin besar, sehingga kami harus melakukan diversifikasi," ungkap Joseph SC Hua.
Berpenduduk 23 juta, Taiwan kini masuk kelompok negara maju dengan produk domestik bruto (PDB) US$ 500 miliar dan PDB per kapita di atas US$ 20.000. Indonesia dengan 250 juta penduduk memiliki PDB US$ 870 miliar dan PDB per kapita US$ 3.500. PDB RRT yang saat ini berpenduduk 1,4 miliar mencapai US$ 8,2 triliun, sedang PDB per kapita Negeri Tirai Bambu di atas US$ 7.000.
Pada Tahun 2013, total ekspor Taiwan sebesar US$ 305 miliar, naik 50% dari tahun 2009. Sedang impor pada periode yang sama sekitar US$ 270 miliar. Sekitar 40% dari total ekspor ditujukan ke RRT. Sisanya, 19% ke kawasan Asean, 10,7% ke AS, 9,1% ke Eropa, dan lain-lain 15,3%. Selama tahun 1991-2013, sekitar 54% dari total investasi langsung Taiwan berada di RRT. Investasi Taiwan di Asean menempati peringkat kedua, yakni 16% dari total investasi.
"Ke depan, kami harus melakukan diversifikasi investasi dan ekspor kami agar tidak terlalu tergantung pada RRT," kata Deputy Minister National Development Council Taiwan Kao Shien Quey. Indonesia yang saat ini menjadi menempati peringkat kedua tujuan investasi di Asean setelah Vietnam akan menjadi perhatian Taiwan. Tapi, diakui, Myanmar juga merupakan salah satu negara Asean yang kian menarik.
RRT menempati peringkat pertama tujuan investasi dan ekspor Taiwan karena tiga hal, kata Chief Secretary Bureau of Foreign Trade Taiwan Paul Wang. Pertama, latar belakang bahasa dan budaya yang sama. Kedua, jarak kedua negara yang dekat. Ketiga, unit usaha di Taiwan didominasi oleh usaha kecil dan menengah (UKM). Sekitar 98% pelaku bisnis di Taiwan adalah UKM.
Namun ke depan, diversifkasi wilayah tujuan investasi sudah menjadi keharusan. Apalagi saat ini, biaya buruh di RRT sudah sangat tinggi. Para pengusaha Taiwan kini sedang serius mencari negara baru sebagai tujuan investasi. Peluang investasi di bidang infrastruktur transportasi dan energi yang sedang ditawarkan Indonesia cukup menarik bagi Taiwan.
Jumlah pelaku bisnis kelas UKM di Taiwan sekitar 1,3 juta dan tenaga kerja yang terserap sekitar 8,6 juta orang atau 78% dari total tenaga kerja. Nilai penjualan UKM tahun 2013 sekitar NT$ 11,3 triliun. Meski besar dalam jumlah pelaku, ekspor UKM sekitar 15% dari total ekspor.
Meski RRT kini mencatat peningkatan pesat di bidang ekonomi dan penguasaan teknologi, kata Joseph SC Hua, kemajuan Taiwan cukup sulit dikejar. Namun dia mengakui, persaingan memperebutkan pasar semakin ketat. Apalagi sekitar 70% produk Taiwan overlapping dengan Korsel.
Indonesia hingga saat ini masih surplus dalam perdagangan dengan Taiwan. Pada 2013, ekspor Indonesia ke Taiwan mencapai US$ 7,2 miliar, sedang impor hanya US$ 5,2 miliar. Indonesia mencatat surplus US$ 2 miliar dalam perdagangan dengan RRT.
Secara akumulatif, investasi Taiwan di Indonesia US$ 15,2 miliar. Selama Januari-Juni 2013, investasi Taiwan di Indonesia sebesar US$ 121 miliar, naik 710% dibanding periode sebelumnya. Sekitar 214.175 orang Indonesia saat ini bekerja di Taiwan.
Hubungan bisnis Indonesia-Taiwan sudah terjalin lebih dari tiga dekade. Setiap tahun, wisatawan dari Taiwan yang mengunjungi Indonesia lebih dari 166.300. Dua maskapai Taiwan -- China Airlines dan EVA Air -- sudah membuka rute Taipei-Indonesia. Dalam sepekan, penerbangan Taiwan-Indonesia sudah mencapai 108 penerbangan.

Credit BeritaSatu

Rusia Siap Bantu RI Kembangkan Energi Nuklir

Rusia Siap Bantu RI Kembangkan Energi Nuklir
Rusia Siap Bantu RI Kembangkan Energi Nuklir (Foto: Ilustrasi/Reuters)

JAKARTA (CB) - Pemerintah Rusia menawarkan kerjasama pada Indonesia untuk mengembangkan dua blok Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) senilai USD8 miliar atau Rp97,4 triliun (kurs Rp12.187 per USD). PLTN yang akan dikembangkan tersebut rencananya berkapasitas 2.400 megawatt (mw).
Kerjasama tersebut akan dilakukan melalui BUMN Rusia, Rosatom State Atomic Energy Corporation (Rosatom). Kerjasama yang ditawarkan Rosatom bukan hanya sebatas jasa pembangunan dan perawatan PLTN, tetapi juga menawarkan solusi yang menyeluruh dibidang ketenaganukliran dari pembangunan PLTN yang paling canggih, paling modern dan paling aman hingga transfer teknologi, kandungan lokal yang tinggi, pembiayaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Pemerintah Rusia akan memberikan bantuan pinjaman untuk pembangunan PLTN, bantuan pembiayaan dapat dalam bentuk bantuan kenegaraan, joint venture antara Rosatom dan perusahaan lokal atau konsorsium , semua peluang masih terbuka," kata Senior Expert, Representasi Perdagangan Federasi Rusia di Republik Indonesia, Sergey Kukushkin yang dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Jumat (28/11/2014).
Namun, diakuinya hingga saat ini tawaran kerja sama ini belum mendapat respon oleh Pemerintah Indonesia. Alasannya karena Pemerintah Indonesia masih belum memprioritaskan pembangunan PLTN dan saat ini masih pada tahap pengkajian dan penelitian.

Credit OkeZone

RI Resmi Gabung Bank Infrastruktur Asia, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB)


RI Resmi Gabung Bank Infrastruktur Asian
RI Resmi Gabung Bank Infrastruktur Asian (Bambang Brodjonegoro: Okezone)

JAKARTA (CB) - Indonesia telah resmi bergabung dalam Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Memorandum of Understanding (MoU) AIIB ditandatangani Menteri Keuangan selaku wakil Pemerintah Indonesia pada tanggal 25 November 2014 bertempat di Kementerian Keuangan.
Dilansir dari keterangan tertulis Kementerian Keuangan, Jumat (28/11/2014), MoU pendirian AIIB sebenarnya sudah ditandatangani pada tanggal 23-24 Oktober 2014 oleh 21 negara, yaitu sembilan negara ASEAN (kecuali Indonesia), Bangladesh, India, Kazakhstan, Kuwait, Mongolia, Nepal, Oman, Pakistan, Qatar, Sri Lanka, Uzbekistan dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Pada kesempatan tersebut Indonesia tidak dapat ikut menandatangani dikarenakan masih dalam proses transisi pemerintahan baru.
Setelah penandatanganan MoU pendirian AIIB, 22 negara tersebut akan terlibat dalam persiapan operasional pembentukan AIIB untuk menyusun rancangan Articles of Agreement (AoA) dan memberikan dukungan teknis terkait dengan proses negosiasi AoA.
Sebagai informasi, inisiatif pendirian AIIB diprakarsai oleh Presiden RRT, Xi Jinping saat pertemuan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) bulan Oktober 2013 di Bali. Tujuan pembentukan AIIB adalah untuk mendukung kegiatan perekonomian secara keseluruhan serta memenuhi gap dalam pembiayaan infrastruktur yang tidak dapat dipenuhi oleh Bank Pembangunan Multilateral lain.
Pendirian AIIB sangat penting bagi Indonesia untuk akselerasi pembangunan sektor infrastruktur dalam negeri yang mencakup sektor energi, transportasi, telekomunikasi pembangunan pertanian dan infrastruktur pedesaan, sanitasi dan air bersih, perlindungan lingkungan, logistik dan perkotaan dan sektor produktif lainnya.

Credit OkeZone

Diskriminasi Kulit Hitam di Amerika Serikat

Kerusuhan rasial di Ferguson menjadi peringatan betapa diskriminasi terhadap warga kulit hitam di Amerika Serikat masih menjadi momok. Di banyak bidang situasinya justru memburuk setelah era Martin Luther King.


Sebuah Ilusi tentang Persamaan 

Vereidigung Obama

Ketika Barack Obama dikukuhkan sebagai presiden kulit hitam pertama AS, banyak yang menilai Amerika Serikat telah memasuki era "Post Racial", sebuah negara tanpa perbedaan ras dan diskriminasi. Tidak cuma kasus di Ferguson, data-data statistik lainnya mengubur imipian tersebut.


Kemiskinan

  
Bildergalerie USA Armut

Penduduk kulit hitam mendominasi statistik kemiskinan Amerika Serikat. Situasi tersebut tidak berubah banyak sejak 30 Tahun lalu. Tahun 1974 cuma 8 persen warga kulit putih dililit kemiskinan (kini 10%), sementara pada warga kulit hitam jumlahnya sebesar 30 persen (kini 28%).

Separuh Prespektif

Arbeislose in Brooklyn, New York

Diskriminasi di pasar tenaga kerja AS berlangsung hampir secara sistematis. Tingkat pengangguran masyarakat kulit hitam sejak 50 tahun adalah dua kali lipat lebih tinggi ketimbang warga kulit putih. Mirisnya jumlah tersebut tidak berubah terlepas dari pertumbuhan ekonomi atau perubahan pada tingkat pengagguran secara umum.

Perbedaan Pendapatan

USA Detroits weg aus der Pleite

Sejak 1950 pendapatan rata-rata warga kulit hitam selalu berada di bawah 60% dari upah yang diterima oleh warga kulit putih. Cuma pada tahun 1969/1970 jumlahnya meningkat menjadi sekitar 63 persen.


Jurang Kemakmuran

 USA South Carolina Armut

Saat ini rata-rata kekayaan warga kulit putih berkisar 97.000 US Dollar. Sementara warga hitam cuma berkisar 4.900 USD, atau 1500 USD lebih sedikit ketimbang tahun 1980. Melihat perbedaan pendapatan antara dua kelompok yang signifikan, tidak heran jika kemampuan warga Afro-Amerika buat menabung atau menyimpan harta lebih sedikit ketimbang warga kulit putih.


Risiko Dibui

Gefängnis in New Orleans

Peluang buat seorang warga kulit hitam mendekam di balik terali bui enam kali lipat lebih besar ketimbang seorang kulit putih. Menurut data NAACP, organisasi lobi kulit hitam AS, jumlah warga kulit putih yang menggunakan narkoba lima kali lipat lebih banyak ketimbang warga hitam. Namun warga Afro-Amerika yang didakwa terkait narkoba berjumlah 10 kali lipat lebih banyak ketimbang kulit putih


Cuma Pendidikan Dasar

USA Studentin Grace Bush Universität Florida

Menurut catatan tahun 2012, cuma 21 persen warga Afro-Amerika yang memiliki ijazah universitas. Sementara warga kulit putih mencatat angka 34 persen. Secara ironis Departemen Pendidikan AS mengeluarkan statistik 2009 lalu, bahwa untuk pertamakalinya terdapat lebih banyak pemuda kulit hitam yang sedang berkuliah ketimbang mendekam di penjara.


Pendidikan Terpisah

Schwarze Schüler beim Unterricht in den USA

Pengucilan adalah keseharian pada sistem pendidikan AS. Hampir 40 persen bocah kulit hitam menempuh pendidikan di sekolah-sekolah yang juga didominasi oleh murid Afro-Amerika. Jumlah ini banyak berkurang ketimbang tahun 1968 yang mencatat angka 68%. Tidak berubah adalah fakta bahwa tigaperempat bocah kulit hitam belajar di sekolah yang lebih dari 50% muridnya non kulit putih.

Besar di Ghetto

New York City Jungen spielen Basketball auf einem Spielplatz

Segregasi di tengah masyarakat AS juga terlihat pada tempat tinggal. 45 persen bocah kulit hitam yang berasal dari keluarga miskin, hidup di wilayah-wilayah kumuh atau Ghetto. Sebaliknya cuma 12 persen bocah kulit putih yang hidup dalam situasi serupa.

Dua Realita yang Berjauhan

 Polizeigewalt in Ferguson 19.08.2014

Lebih dari 50% warga kulit hitam Amerika Serikat menyebut empat hal sebagai ladang diskriminasi, yakni perlakuan aparat kepolisian, pekerjaan, pengadilan dan sekolah. Sementara pada warga kulit putih jumlahnya kurang dari 30 persen. Secara keseluruhan penduduk Afro-Amerika meyakini adanya praktik diskriminasi berbau rasisme terhadap mereka, entah itu di restoran atau rumah sakit.


Euforia Berakhir

USA Proteste in Ferguson 19.08.2014

Sebanyak 35% Warga kulit putih menilai kondisi hidup mereka lebih baik ketimbang lima tahun lalu. Sementara pada warga Afro-Amerika, jumlahnya cuma berkisar 26 persen. Euforia sempat memuncak ketika Barack Obama terpilih sebagai presiden Amerika 2009 silam. Namun kini harapan akan perbaikan situasi warga kulit hitam tergerus oleh realita.





Credit dw.de




Penyebaran Virus HIV Meningkat di Eropa dan Asia Tengah




Penyebaran Virus HIV Meningkat di Eropa dan Asia Tengah
Pada 2013 saja, infeksi virus HIV dilaporkan terjadi di 53 negara dari kawasan Eropa. WHO menyebutkan lebih dari 105.000 kasus infeksi dilaporkan terjadi di Eropa Timur dan Asia Tengah. (Ilustrasi/CNN Indonesia/Fajrian)

London, CB -- Meskipun terdapat kemajuan besar dalam mengobati dan mencegah HIV/AIDS belakangan ini, penyebaran virus ini terus meningkat terutama di Eropa dan Asia Tengah. Tercatat, 136 ribu orang terinfeksi virus mematikan ini pada tahun lalu.

Badan Kesehatan Dunia, WHO, dan Pusat Eropa untuk Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, ECDC, menunjukkan kasus infeksi virus HIV pada 2013 meningkat 80 persen, dibandingkan tahun 2004 lalu.

Angka ini membuat target Eropa untuk menghentikan penyebaran virus HIV pada 2015 menjadi sangat mustahil.

"Eropa tidak berhasil mencapai target Millennium Development Goal pada 2015, dan waktu hampir habis. Kita tak bisa lengah dalam mencegah penyebaran virus ini," kata Direktur Regional WHO, Zsuzsanna Jakab, seperti ditulis Reuters, Kamis (27/11).

Virus HIV, yang merupakan singkatan dari human immunodeficiency virus, menyerang sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan penyakit seumur hidup. Sementara, akhir dari tahap infeksi, atau kondisi saat sistem kekebalan tubuh telah hancur disebut AIDS.

HIV menyebar melalui darah, air mani dan air susu ibu. Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan AIDS. Namun, obat antiretroviral dapat membantu memperpanjang usia penderita AIDS dan mencegah penularan virus kepada orang lain.

Pada 2013 saja, infeksi virus HIV dilaporkan terjadi di 53 negara dari kawasan Eropa. WHO menyebutkan lebih dari 105.000 kasus infeksi dilaporkan terjadi di Eropa Timur dan Asia Tengah.

Dibandingkan dengan tahun 2004, kasus infeksi virus HIV baru di negara Eropa Timur dan Asia Tengah telah melonjak dua kali lipat, sebagian besar didorong oleh epidemi HIV di kalangan pengguna narkoba yang tak juga menurun.

Di Eropa Timur, 77 persen dari semua kasus infeksi terbaru dilaporkan pada tahun 2013. Dua pertiga dari kasus di antara pengguna narkoba suntikan terlambat dideteksi.

"Ini berarti risiko penularan virus menjadi lebih tinggi, biaya pengobatan semakin mahal, dan kemungkinan tidak tertolong lebih besar," kata Jakab.

Direktur ECDC, Marc Sprenger menyatakan kelompok berisiko HIV tinggi tidak mendapatkan penanganan yang cepat dan efektif. Sebagian besar dari mereka adalah pria gay dan biseksual.

Di Uni Eropa, penularan HIV tertinggi terjadi karena hubungan seksual selama pria, dengan persentase sebanyak 42 persen dari seluruh kasus infeksi baru pada 2013.

Credit CNN Indonesia

Keputusan politik Eropa untuk pemisahan bisnis Google



Google

Parlemen Eropa tidak punya kewenangan menerapkan pemisahan bisnis Google. 
 

CB - Parlemen Eropa memutuskan untuk mendukung pemisahan bisnis Google sebagai tanggapan atas keluhan bahwa mereka mendahulukan diri sendiri dalam hasil pencariannya.
Walau parlemen tidak memiliki kekuatan untuk menerapkannya, keputusan tersebut memberi pesan yang jelas kepada pihak regulator di Eropa untuk bertindak keras kepada raksasa internet itu.
Adapun keputusan akhir berada di tangan Komisaris Persaingan Uni Eropa, Margrethe Vestager.
Google menguasai sekitar 90% pasar mesin pencari internet di Eropa dan para pesaingnya meminta Komisaris Persaingan Uni Eropa melakukan penyelidikan atas empat hal.
Salah satunya adalah dalam cara Google menampilkan layanannya sendiri secara vertikal dibandingkan dengan produk saingan lain maupun hak eksklusif Google untuk menjual iklan dalam pencarian yang digunakan orang.
Komisaris Persaingan sebelumnya, Joaquin Almunia, berupaya menyelesaikan gugatan yang diajukan para pesaing Google namun tidak berhasil.
Hingga saat ini Komisaris Persaingan Uni Eropa belum pernah memerintahkan pemisahan perusahaan dan banyak yang berpendapat kecil kemungkinan mengambil tindakan tersebut dalam kasus Google.
Upaya untuk membahas masalah ini di parlemen Uni Eropa diajukan oleh Andreas Schwab, dari Partai Kristen Demokrat Jerman, dan Ramon Tremosa dari Partai Liberal Spanyol.
Parlemen memutuskan bahwa cara terbaik dalam memecahkan masalah dengan raksasa internet itu adalah dengan memisahkan mesin pencarinya dari layanan komersial mereka lainnya untuk menjamin persaingan yang seimbang di Eropa.

 Credit BBCIndonesia


Menteri Ini Bahkan Tak Percaya Industri Pertahanan Australia untuk Bikin Kano

david johnston

Menteri Pertahanan David Johnston mengatakan tidak percaya ASC bahkan untuk membuat perahu kano. (Credit: AAP)

CB - Menteri Pertahanan Australia David Johnston pekan ini menjadi bulan-bulanan di media karena komentarnya dalam dengar pendapat di Senat, yang menyebutkan bahwa ia tidak akan percaya industri pertahanan Australia bahkan untuk membikin perahu kano.
Pernyataan ini membuat Perdana Menteri Tony Abbott harus menjawab serangan dari kubu oposisi di DPR yang mendesak agar Menhan Johnston dipecat dari jabatannya.
Chris Burns dari Defence Teaming Centre mengatakan komentar Menhan telah meremehkan industri pertahanan Australia.
Sebelumnya sebuah review atas program pertahanan Australia menyoroti sejumlah isu termasuk kapabilitas ASC, industri pertahanan milik pemerintah, serta sub kontraktor utama lainnya.
ASC adalah perusahaan yang melakukan perawatan armada kapal selam Australia, Collins Class, serta sedang membuat kapal Air Warfare Destroyers.
"Kami ingin bertemu dengan Menteri Johnston untuk mendapat penjelasan," kata Chris Burns.
Hal senada disampaikan Glenn Thompson dari Serikat Pekerja Manufaktur (AMWU). "Kami juga ingin minta penjelasan atas pernyataan Menteri Pertahanan," katanya.
Pemerintah Australia telah mengumumkan akan membeli kapal selam buatan Jepang untuk mengganti armada Collins Class.
Pengumuman itu telah menimbulkan ketegangan di Adelaide, yang selama ini menjadi basis industri pertahanan Australia.
Sebelum pemilu, Partai Koalisi berjanji akan membangun kapal selam di Adelaide. Diperkirakan, biaya yang akan terserap dalam proyek ini antara 20 hingga 40 miliar dollar.

Credit  radioaustralia.net.au

UNHCR Desak Australia Hentikan Penahanan Pencari Suaka di Bawah Umur

Gambar seorang pencari suaka di bawah umur yang berada dalam detensi imigrasi.


CB - Badan urusan pengungsi PBB, UNHCR, mendesak Australia untuk segera menghentikan penahanan para pencari suaka yang masih berada di bawah umur. Menurut UNHCR, praktek semacam ini merupakan pelangaran hukum internasional dan hak asasi anak-anak.
Demikian dikemukakan perwakilan UNHCR di Jakarta, Thomas Vargas, berkaitan dengan peringatan 25 tahun ditandatanganinya Konvensi Hak Asasi Anak.
Ini merupakan salah satu konvensi PBB yang paling banyak ditandatangani. Australia sendiri merupakan salah satu negara penandatangan konvensi ini.

Menurut Thomas Vargas, praktek yang yang dijalankan Australia dengan menahan anak-anak dalam detensi imigrasi, jelas-jelas merupakan pelanggaran hak asasi anak dan juga hukum internasional.
"Kami mengimbau setiap negara di dunia untuk tidak menggunakan anak-anak sebagai jaminan untuk menyelesaikan persoalan yang tidak akan bisa diselesaikan secara unilateral," katanya.
Menurut Vargas, anak-anak tidak seharusnya berada dalam tahanan. "Hal ini jelas diatur dalam hukum internasional yang menyebutkan anak-anak tidak boleh ditahan,' katanya.
Ia mendorong Australia untuk menyediakan pilihan merumahkan pencari suaka di bawah umur ke komunitas.
Vargas mencatat di Australia saat terdapat lebih dari 600 anak-anak pencari suaka yang berada dalam detensi imigrasi.
Menyinggung mengenai kebijakan baru Australia yang akan membatasi penerimaan pencari suaka yang mengajukan klaim melalui UNHCR Jakarta, Vargas menyatakan hal itu tidak akan menghentikan manusia perahu datang ke Australia.
Menteri Imigrasi Australia Scott Morrison pekan lalu mengumumkan kebijakan yang menyatakan pencari suaka yang mengajukan suaka ke Australia melalui UNHCR Jakarta terhitung sejak Juni 2014, tidak lagi akan diterima di Australia.
Selain itu, mereka yang telah mengajukan suaka sebelum Juni, jumlahnya akan dibatasi dan masa tunggunya akan dibuat lebih lama.
Pihak Kementrian Luar Negeri Indonesia telah memanggil Duta Besar Australia untuk menyampaikan sikap bahwa kebijakan baru Australia ini bisa mengganggu hubungan kedua negara.
Menurut pendapat Vargas, kebijakan baru ini tidak akan menyelesaikan masalah. "Mungkin dalam jangka pendek kedatangan perahu akan berhenti, tapi selanjutnya perahu-perahu itu akan mencari titik keberangkatan baru menuju Australia," katanya.
Pekan lalu sebuah perahu yang mengangkut puluhan pencari suaka ditemukan di salah satu pulau di Micronesia. Menurut para pencari suaka itu, mereka berangkat dari Indonesia dengan tujuan Australia.

Credit jpnn.com

Pesawat Pembawa Manusia ke Mars Segera Uji Terbang Pertama

Uji terbang dilakukan pekan depan.

Kapsul Orion sedang dipindahkan dari Launch Abort System Facility di Kennedy Space Center, Florida, 11 November 2014. 
Kapsul Orion sedang dipindahkan dari Launch Abort System Facility di Kennedy Space Center, Florida, 11 November 2014.(REUTERS/Mike Brown)

CB - Badan Antariksa Amerika Serikat (National Aeronautics and Space Administration/NASA) telah memberikan sinyal positif terkait kesiapannya meluncurkan pesawat kapsul Orion, pekan depan. Misi eksplorasi ruang angkasa ini merupakan tes terbang pertama sebagai rangkaian misi membawa manusia ke Planet Mars.

Kesiapan uji terbang pertama ini disampaikan berdasarkan laporan dari perusahaan yang memproduksi Orion, Lockheed Martin. Perusahaan ini telah memberikan lampu hijau kepada NASA untuk melakukan pengujiannya. NASA pun menyambut dengan gembira mendengar pernyataan tersebut.

"Kesiapan Tinjauan Penerbangan (FRR) merupakan penilaian yang ketat terhadap pesawat ruang angkasa, mulai dari sistem, misi operasi, dan fungsi dukungan yang diperlukan untuk berhasil melakukan uji perbangan Orion ke ruang angkasa," ujar pejabat NASA dalam sebuah pernyataan dikutip dari Fox News, Jumat, 28 November 2014.

Seperti diproyeksikan sebelumnya, badan keantariksaan AS itu berharap Orion dapat membawa manusia untuk tujuan yang sudah diidam-idamkan, yaitu menginjak permukaan Mars di masa mendatang.

Sebelum mimpi itu terealisasi, maka NASA akan melakukan uji terbang Orion untuk pertama kalinya pada minggu depan.

Menurut jadwal, kapsul Orion akan memulai peluncurannya di United Launch Alliance Delta IV Heavy Rocket di Florida, Amerika Serikat. Kapsul antariksa ini telah dibenamkan lebih dari 1.000 sensor sebagai pengumpul data tentang peluncurannya ke antariksa dan saat kembali ke bumi.

Setelah mencapai ruang angkasa, Orion akan dua kali mengorbit bumi, dengan salah satu orbitnya dari ketinggian 3.600 mil atau 5.800 kilometer dari bumi. Uji coba terbang ini dijadwalkan berlangsung selama 4,5 jam penerbangan.

Untuk mencapai jarak sejauh itu, Orion akan dibantu tiga buah roket raksasa Delta IV yang mampu mengangkat kapasitas muatan 70 metrik ton (77 ton) pada uji pertamanya.

Namun, NASA pun tak memungkiri roket tersebut dapat mendorong lebih jauh lagi yang bisa menarik muatan hingaa 130 metrik ton (143 ton) untuk mencapai Mars.

Orion pun sudah dipersiapkan sebuah sistem parasut yang akan berfungsi saat pendaratan ke bumi. NASA berharap Orion akan mendarat di Samudera Pasifik. Dalam pendaratan itu, NASA bakal dibantu Angkatan Laut Amerika Serikat dan Lockheed Martin.

"Pangkalan laut di San Diego, dua kapal angkatan laut, jangkar pelabuhan, kapal penyelamat, semua telah dilengkapi dengan peralatan yang diperlukan, saat Orion kembali dari uji terbang pertamanya itu," kata NASA.


Credit  VIVAnews

Minim Perhatian, Banyak Insinyur Pesawat RI Pindah Kewarganegaraan









//images.detik.com/content/2014/11/28/1036/pesawatbangkel.jpg



 
Bogor (CB) -Industri dirgantara Indonesia pernah mengalami masa keemasan, yang puncaknya terjadi pada pertengahan 1990-an. Banyak putra-putri terbaik Indonesia dikirim untuk tugas belajar ke luar negeri. Mereka dididik untuk menjadi ahli pesawat terbang.

Saat program pengembangan pesawat nasional terhenti pasca krisis ekonomi 1998, banyak insinyur pesawat Indonesia hijrah ke produsen pesawat dunia, termasuk para insinyur pesawat baru. Mereka memilih bekerja di Airbus, Boeing, Bombardier, hingga Embraer.

Tak sedikit tenaga ahli tersebut yang memutuskan meninggalkan status kewarganegaraan Indonesia karena memperoleh tempat dan fasilitas dari negara tempat mereka bekerja, seperti Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Mereka juga memperoleh perlindungan dari negara, tempat tinggal, dan pekerjaan.

"Pertemuan saya dengan pegawai Boeing asal Indonesia di Seattle (markas Boeing). Kebanyakan engineer eks PT DI. Ada 20-an orang terlacak. Sebagian besar sudah ganti warga negara. Saya sangat sedih," kata Kepala Program Pesawat Terbang Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Agus Aribowo kepada detikFinance di Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/11/2014).

Insinyur asal Indonesia yang beralih kewarganegaraan, kata Agus, merupakan tenaga ahli yang sangat dibutuhkan di industri penerbangan nasional. Mereka memiliki kemampuan membuat dan merancang komponen utama di pesawat terbang.

"Mereka itu yang kerjakan di bagian uama atau vital pesawat. Pokoknya yang Pak Habibie pegang. Dari desain pesawat, sistem, main structure. Itu semua orang-orang pintar asal Indonesia yang ada Boeing," jelasnya.

Keputusan orang asli Indonesia tersebut tidak bisa dipersalahkan. Alasannya tentu ialah perhatian dari pemerintah yang minim. Agus memandang, insinyur asli Indonesia yang bekerja di raksasa produsen pesawat dunia bisa saja kembali ke Tanah Air, asalkan pemerintah merancang program pengembangan pesawat yang jelas.

"Negera kita harus punya program yang bersifat nasional seperti memberi pancingan agar mereka pulang. Kata mereka gaji bukan persoalan utama. Yang utama adalah kejelasan keberlangsungan program," tegasnya.


Credit detikFinance