Senin, 17 April 2017

Meledak Saat Diluncurkan, AS Sebut Uji Coba Rudal Korut Gagal


Meledak Saat Diluncurkan, AS Sebut Uji Coba Rudal Korut Gagal 
Kegagalan peluncuran rudal terjadi sehari setelah Pyongyang memamerkan deretan senjata balistik pada parade militer untuk merayakan ulang tahun pendirinya. (KCNA/via REUTERS)


Jakarta, CB -- Militer Amerika Serikat (AS) mengklaim Korea Utara gagal melakukan uji coba peluncuran rudal pada Minggu (16/4), setelah Pyongyang memamerkan deretan senjata balistik pada parade militer sehari sebelumnya.

“Saat akan diluncurkan, rudal itu ternyata meledak,” kata Departemen Pertahanan AS yang dibenarkan oleh militer Korea Selatan, dikutip dari AFP.

Kegagalan uji coba tersebut dinilai AS sebagai hal yang memalukan bagi Pemerintah Korea Utara, karena terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Semenanjung Korea atas ambisi senjata nuklir Korea Utara.

Padahal, sehari sebelumnya Pemerintah Korea Utara menggelar parade militer besar-besaran dengan menampilkan hampir 60 rudal balistik antarbenua, di hari ulang tahun ke-105 pendirinya Kim Il-Sung.


Belum diketahui reaksi dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un, karena waktu yang dipilihnya untuk melakukan uji coba peluncuran rudal bertepatan dengan rencana kunjungan Wakil Presiden AS Mike Pence ke Korea Selatan.

Korea Utara diketahui memiliki kebiasaan menembakkan rudal untuk menandai peringatan hari politik besar, atau sebagai gerakan pembangkangan atas pejabat AS yang mengunjungi Korea Selatan dan negara lain di sekitarnya.

Sementara Presiden AS Donald J. Trump sendiri telah berulang kali mengatakan ia akan mencegah Pyongyang mengembangkan rudal balistik nuklir yang mampu mencapai daratan negaranya.

Selain itu, Dewan Keamanan PBB juga telah enam kali memberlakukan sanksi terhadap Korea Utara sejak melakukan uji coba nuklir pertamanya pada 2006. 





Credit  CNN Indonesia



Rudal Korut Sempat Terbang 5 Detik Sebelum Akhirnya Meledak

 
Rudal Korut Sempat Terbang 5 Detik Sebelum Akhirnya Meledak 
Rudal yang diluncurkan Pyongyang beberapa jam sebelum Wapres AS Mike Pence mendarat di Korut, hanya bisa meluncur lima detik sebelum akhirnya meledak. (REUTERS/KCNA/Files)


Jakarta, CB -- Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan dalam keterangan tidak resmi, bahwa uji coba rudal Korea Utara yang dilakukan pada Minggu (16/4) sudah diramalkan tidak akan berhasil.

Rudal yang diluncurkan Pyongyang beberapa jam sebelum Wakil Presiden AS Mike Pence mendarat di Korea Selatan, menurut intelijen AS hanya bisa meluncur selama lima detik sebelum akhirnya meledak.

Salah seorang penasihat Pence yang ikut dalam rombongan delegasi AS ke Korea Selatan menyatakan, peluncuran rudal yang dilakukan sehari setelah Korea Utara merayakan ulang tahun pendiri negaranya sudah diketahui AS sebelumnya.

"Kami memiliki informasi yang memadai, baik sebelum peluncuran maupun setelah peluncuran. Tes ini sudah diprediksi gagal, dan mengikuti kegagalan tes rudal Korea Utara yang lain,” kata penasihat tersebut dikutip dari Reuters, Minggu (16/4).


Kehadiran Pence di Korea Selatan sekaligus untuk mempertegas dukungan AS terhadap negara mitranya tersebut, menyusul semakin panasnya situasi politik di semenanjung Korea dalam beberapa pekan belakangan.

Korea Selatan yang telah menjadi rumah kedua bagi 28.500 tentara AS, telah memperingati Korea Utara untuk tidak melakukan provokasi lebih lanjut atas ketegangan antar kedua negara.

"Korea Utara menampilkan berbagai rudal ofensif di parade militer kemarin dan berani menembakkan rudal balistik hari ini adalah unjuk kekuatan yang mengancam seluruh dunia," kata Kementerian Luar Negeri Korea Selatan dalam sebuah pernyataan.





Credit  CNN Indonesia