Jumat, 19 Mei 2017

Adopsi UU Magnitsky, Rusia Anggap Kanada Lakukan Tindakan Bermusuhan


Adopsi UU Magnitsky, Rusia Anggap Kanada Lakukan Tindakan Bermusuhan
Rusia memperingatkan Kanada atas keinginannya untuk mengadopsi UU Magnitsky. Foto/Istimewa


MOSKOW - Kremlin memberikan peringatan kepada Kanada yang ingin mengadopsi undang-undang Amerika Serikat (AS) Magnitsky, yang memberlakukan sanksi finansial dan larangan bepergian pejabat tinggi Rusia. Menurut Rusia, hal itu akan menyebabkan rusaknya hubungan kedua negara.

Peringatan diplomatik ini terjadi setelah Menteri Luar Negeri Chrystia Freeland mengatakan pemerintah telah sepakat untuk membuat apa yang disebut Undang-Undang Magnitsky. Undang-undang ini akan memperluas undang-undang sanksi internasional Kanada untuk menargetkan pelanggar HAM berat.

"Kami dipaksa untuk memperingatkan pejabat Ottawa bahwa kami melihat dukungan aktifnya terhadap undang-undang Magnitsky versi AS di Kanada, yang berisi klaim hak asasi manusia yang dibuat-buat melawan Rusia, sebagai langkah terang-terangan yang tidak bersahabat," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan.

"Jika Parlemen Kanada menyetujui undang-undang sanksi ini, hubungan antara negara kita, yang sudah mengalami masa-masa sulit, akan mengalami kerusakan yang signifikan," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari CBC, Jumat (19/5/2017).

Menurut Rusia, ini akan menjadi kerugian bagi Kanada jika alih-alih mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan, termasuk di bidang ekonomi dan perkembangan Arktik. "Ottawa mengikuti jalan untuk mengisolasi diri dari Rusia," pernyataan tersebut memperingatkan.

Komite urusan luar negeri parlemen Kanada bulan lalu menyetujui untuk mendukung amandemen rezim sanksi Kanada dengan memasukkan pelanggar hak. Ini sebagai bentuk penghormatan terhadap Sergei Magnitsky, seorang whistleblower .

Magnitsky meninggal dalam penahanan pra-peradilan di sebuah penjara di Moskow pada tahun 2009 setelah menuduh pejabat tinggi melakukan penipuan pajak senilai USD 230 juta.

Pada akhir 2012, AS mengadopsi apa yang disebut Magnitsky Act, yang memberlakukan larangan perjalanan dan sanksi finansial terhadap pejabat Rusia dan orang-orang lain yang diyakini terlibat dalam kematian Magnistky.

Rusia menanggapi dengan membuat daftar hitam pejabat AS. Chrystia Freeland dan 12 politisi dan aktivis Kanada lainnya juga masuk dalam daftar hitam Kremlin dan telah dilarang memasuki Rusia karena kritik keras mereka atas tindakan Rusia di Ukraina dan aneksasi Crimea. 




Credit  sindonews.com