Selasa, 23 Mei 2017

Bom Guncang Konser Ariana Grande di Manchester


Bom Guncang Konser Ariana Grande di Manchester
Polisi menolong korban luka akibat serangan bom di lokasi konser Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris, Senin (22/5/2017) malam. Foto/London News Pictures Ltd

 

MANCHESTER - Konser penyanyi Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris, pada Senin (22/5/2017) malam diguncang bom. Polisi setempat mengklaim beberapa orang tewas dalam insiden ini.

Selain itu, sejumlah orang dilaporkan terluka akibat terkena serpihan benda mirip peluru. Meski mengklaim beberapa orang tewas, polisi belum memastikan jumlahnya.

Konser musik itu dihadiri ratusan remaja. Tak lama setelah ledakan bom, banyak orang berlarian dengan kondisi berlumuran darah.

Polisi bersenjata dan helikopter bergegas ke tempat kejadian, di mana seorang saksi melaporkan hantaman seperti angina besar melanda tak lama setelah lampu menyala sekitar pukul 22.40 malam.

Saksi lainnya mengatakan bahwa mereka melihat asap dan mendengar sebuah ledakan datang dari area lobi.

David Richardson, yang berada di pertunjukan bersama putrinya Emily, 13 mengatakan; "Lampu menyala setelah pertunjukan dan orang-orang mulai pergi. Saat saya berbelok ke kiri ada sebuah ledakan.”

”Saat itu jarak sekitar 40 kaki di belakang kami di dekat salah satu pintu keluar. Kami hanya mengira itu adalah orang-orang yang mengacaukannya kemudian terjadi lagi. Ledakan lain terdengar,” kata Richardson.

”Lalu kita melihat asapnya. Semua orang hanya melarikan diri. Beberapa orang terluka. Kami melihat darah ada pada orang-orang saat kami keluar. Orang-orang hanya berlari ke mana-mana,” ujarnya, seperti dikutip Daily Mirror, Selasa (23/5/2017).




Credit  sindonews.com



Bom Horor di Konser Ariana Grande, Potongan Tubuh di Mana-mana



Bom Horor di Konser Ariana Grande, Potongan Tubuh di Mana-mana
Situasi kepanikan saat bom mengguncang lokasi konser Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris, semalam (22/5/2017). Foto/Daily Star

 

MANCHESTER - Serangan bom yang mengguncang lokasi konser penyanyi Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris, semalam, menyisakan pemandangan horor. Bom yang menewaskan 19 orang dan sekitar 50 lainnya terluka itu menyebabkan potongan tubuh manusia tersebar di mana-mana.

Polisi bersenjata dan tim penjinak bom bergegas ke lokasi kejadian ketika orang-orang berebut keluar dari lokasi konser demi menyelamatkan diri.

“Saya berada di foyer, gelasnya meledak. Itu pasti sebuah bom, seluruh bangunan bergetar. Bagian tubuh ada di mana-mana, tubuh, telinga. Itu adalah hal terburuk yang pernah saya lihat.Tubuh ada di mana-mana,” kata seorang saksi mata yang diidentifikasi dengan nama pendek Emma kepada radio BBC Manchester.

”Itu menghancurkan kaca dan ada api setelah itu. Saya tidak tahu bagaimana kita bertahan. Kaca pengaman semuanya telah hilang. Telinga saya masih berdengung.

”Saya tidak bisa mendapatkan gambaran mayat-mayat itu dari kepala saya, tapi saya harus mengatakan bahwa tas kami pasti sudah diperiksa dan petugas keamanan hadir sepanjang acara,” katanya.

Laporan lain menyebut ribuan orang berada di lokasi konser. Anggota Dewan Manchester Patrick Karney mengatakan; ”Polisi mengatasinya di tempat kejadian perkara (TKP). Masyarakat disuruh pergi dari tempat kejadian.”




Petugas penjaga keamanan konser Catherine Macfarlane kepada Reuters mengatakan, banyak orang berebut keluar untuk melarikan diri.

"Kami membuat jalan keluar dan ketika kami berada tepat di dekat pintu, ada ledakan besar dan semua orang berteriak," kata Macfarlane.

"Itu adalah ledakan besar. Anda bisa merasakannya di dada Anda, itu kacau. Semua orang berlari dan berteriak dan hanya mencoba untuk keluar," ujarnya.




Manchester Arena merupakan arena indoor terbesar di Eropa yang dibuka pada tahun 1995 dan merupakan tempat konser dan olahraga yang populer.

Seorang juru bicara Ariana Grande, 23, mengatakan bahwa penyanyi tersebut baik-baik saja. Sebuah video yang diposkan di Twitter menunjukkan banyak penggemar penyanyi itu menjerit dan berlari dari lokasi konser. 




Credit  sindonews.com


Bom di Konser Ariana Grande Dinyatakan Serangan Teoris



Bom di Konser Ariana Grande Dinyatakan Serangan Teoris
Sejumlah orang menyelamatkan diri dari serangan bom di lokasi konser penyanyi Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris, semalam (22/6/2017). Foto/Twitter@WillMcHoebag

 

MANCHESTER - Kepolisian Manchester menyatakan ledakan bom di lokasi konser penyanyi Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris, sebagai serangan teroris. Polisi mengonfirmasi, 19 orang tewas dan sekitar 50 orang lainnya terluka akibat serangan bom ini.

Ledakan bom terjadi di akhir konser semalam (22/5/2017). Saksi mata menceritakan, Ariana berteriak ”Bye Bye Manchester!” kemudian disusul suara ledakan bom.


”Tepat sebelum pukul 22.35 pada hari Senin, 22 Mei 2017, polisi dipanggil untuk melaporkan sebuah ledakan di Manchester Arena. Sejauh ini 19 orang telah dikonfirmasi tewas, dengan sekitar 50 lainnya luka-luka,” bunyi pernyataan Kepolisian Manchester, yang dirilis di akun Twitter-nya, @gmpolice, Selasa (23/5/2017).

”(Insiden) saat ini sedang diperlakukan sebagai insiden teroris sampai polisi tahu yang sebaliknya,” lanjut pernyataan Kepolisian Manchester. Sebagian besar korban dibawa ambulans dan kendaraan polisi yang berdatangan ke lokasi ledakan.




”Petugas berada di Manchester Arena menyusul laporan adanya ledakan di foyer area (aula stadion)  pada pukul 22.30 malam ini,” kata pihak polisi lalu lintas Inggris dalam sebuah pernyataan.

“Layanan darurat ada di tempat kejadian dan kami berupaya membangun lebih banyak informasi mengenai ledakan tersebut dan akan memberikan update lebih lanjut sesegera mungkin.” 




Credit  sindonews.com